Tugas ke 2 manajemen perbankan syariah, kompetensi SDM bank syariah

Karakter personal untuk menjadi SDM yang kompeten dalam bidang perbankan syariah.

 

MUSLIM : yakin didalam hati ( Beriman ) hanya kepada Alloh SWT.

INTELEGENSI : kemampuan untuk menyesuaikan diri secara mental terhadap situasi dan kondisi baru. Karena intelegensi merupakan suatu kemampuan mental yang melibatkan proses berpikir secara rasional. Oleh karena itu, inteligensi sebenarnya tidak dapat diamati secara langsung, melainkan harus disimpulkan dari berbagai tindakan nyata yang merupakan manifestasi dari proses berpikir rasional itu.

TEAMWORK : sebagai kumpulan individu yang bekerjasama untuk mencapai tujuan. Kumpulan individu-individu tersebut memiliki aturan dan mekanisme kerja yang jelas, serta saling tergantung antara yang satu dengan yang lain.

PROFESIONAL : orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

KOMUNIKASI : upaya yang bertujuan publikasi berbagi untuk mencapai kebersamaan.

 

Menerapkan sifat-sifat baik yang ada pada diri  rasulullah:

Sifat – sifat Nabi Muhammad SAW yang meliputi : shiddiq, amanah, fathonah, dan tabligh bersifat universal. Artinya sifat-sifat ini tidak hanya sebatas diterapkan di bidang dakwah tetapi juga dapat diterapkan di bidang kehidupan lainnya, termasuk di bidang bisnis perbankan syariah. Penerapan sifat-sifat tersebut dalam perbakan syariah biasanya disempurnakan dengan sifat istiqomah. Empat sifat Nabi SAW dalam perspektif syariah dapat menjadi key success factors (KSF) dalam mengelola suatu bisnis, agar mendapat celupan nilai-nilai moral yang tinggi. Sifat – sifat ini sudah sangat dikenal di kalangan ulama, tapi masih jarang diimplementasikan khususnya dalam dunia bisnis.

SHIDDIQ : Salah satu rahasia keberhasilan Rasulullah SAW sebagai seorang pedagang adalah karena sifat jujur dan adil dalam mengadakan hubungan dagang dengan para pelanggannya. Sifat-sifat ini  tumbuh melekat dalam diri beliau sehingga dikenal dengan sebutan Al-Amin.  Gelar Al Amin yang diterima nabi SAW dari suku Qraisy tidak terlepas dari empat sifat beliau lainnya yaitu Shiddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah .

memastikan bahwa pengelolaan bank syariah dilakukan dengan moralitas yang menjunjung tinggi nilai kejujuran. Dengan nilai ini pengelolaan dana masyarakat akan  dilakukan dengan mengedepankan cara-cara yang diperkenankan (halal) serta menjauhi cara-cara yang meragukan (subhat) terlebih lagi yang bersifat dilarang (haram); Sebagai pemimpin perusahaan, ia selalu jujur, baik kepada company (pemegang saham), customer (nasabah), competitor (pesaing), maupun kepada people (karyawannya sendiri), sehingga bisnis ini benar-benar dijalankan dengan prinsip-prinsip kebenaran dan kejujuran.

 

TABLIGHT : Sifat tabliqh artinya komunikatif dan argumentatif. Orang yang memiliki sifat tabligh, akan menyampaikan sesuatu dengan benar (berbobot) dan dengan tutur kata yang tepat (bi al-hikmah). Seorang pemimpin dalam dunia bisnis haruslah menjadi seseorang yang mampu mengkomunikasikan visi dan misinya dengan benar kepada karyawan dan stakeholder lainnya.   

Seorang pemasar harus mampu menyam­paikan keunggulan-keunggulan produknya dengan jujur dan tidak berbohong dan menipu pelanggan. Dia harus menjadi seorang komunikator yang baik yang bisa berbicara benar dan bi al-hikmah (bijaksana dan tepat sasaran) kepada mitra bisnisnya. Kalimat-kalimat yang keluar dari ucapannya “terasa berat” dan berbobot. AI-Quran menyebutnya dengan istilah qaulan sadidan (pembicaraan yang benar dan berbobot) . Allah berfirman,

 

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar (qaulan sadidan), niscaya Allah memperbaiki bagimu amal-amalmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapatkan kemenangan yanq besar” (QS AI-Ahzab [33] 70-71).

Untuk itu  secara berkesinambungan melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat mengenai prinsip-prinsip, produk dan jasa perbankan syariah. Dalam melakukan sosialisasi sebaiknya tidak hanya mengedepankan pemenuhan prinsip syariah semata, tetapi juga harus mampu mengedukasi masyarakat mengenai manfaat bagi pengguna jasa perbankan syariah;

AMANAH : Amanah artinya dapat dipercaya, bertanggung jawab, dan kredibel. Amanah bisa juga bermakna keinginan untuk memenuhi sesuatu sesuai dengan ketentuan. Di antara nilai-nilai yang terkait dengan kejujuran dan melengkapinya adalah amanah. la juga merupakan salah satu moral keimanan. Bagi perbankan syariah haruslah memiliki sifat amanah, karena Allah menyebutkan sifat orang-orang mukmin yang beruntung adalah yang dapat memelihara amanat yang diberikan kepadanya. Allah Swt. Berfirman:

 

“Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat dan janji janjinya” (QS AI-Mu’minun [ 23]: 8).

 menjaga dengan ketat prinsip kehati-hatian dan kejujuran dalam mengelola dana yang diperoleh dari pemilik (shahibul maal) sehingga timbul rasa saling percaya antara pihak pemilik dana dan pihak pengelola dana investasi (mudharib).

            FATHANAH :  Fathanah dapat diartikan sebagai intelektual, ‘kecerdikan atau kebijaksanaan’. Para pemimpin atau pegawai bank syariah harus memiliki sifat yang fathanah artinya pemimpin yang memahami, mengerti, dan menghayati secara mendalam segala hal yang menjadi tugas dan kewajibannya.

 memastikan bahwa pengelolaan bank dilakukan secara profesional dan kompetitif sehingga menghasilkan keuntungan maksimum dalam tingkat risiko yang ditetapkan oleh bank. Termasuk di dalamnya adalah pelayanan yang penuh dengan kecermatan dan kesantunan (ri’ayah) serta penuh rasa tanggung jawab (mas’uliyah).

KERJA KERAS : berusaha untuk dengan sungguh-sungguh untuk mencapai suatu cita-cita atau tujuan. Dalam hidup ini tidak ada seorangpun tanpa bekerja keras ia dapat sukses dan bisa mendapatkan semua keinginannya.

DISIPLIN : manusia dalam dirinya harus mempunyai karakter disiplin ketaatan dan kepatuhan terhadap hukum, undang-undang, peraturan,ketentuan dan norma-norma yang berlaku dengan disertai kesadaran dan keikhlasan hati bahwa memang demikianlah seharusnya.

MEMILIKI SOFT SKILL : intelektual kemampuan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. contoh  dari soft skill adalah kemampuan bekerja sama,motivasi dalam bekerja,semangat,sikap dan prilaku, cara berhadapan dengan orang lain dan lain sebagainya.

BERPENAMPILAN RAPI, SOPAN DAN MENARIK : dalam dunia perbankan harus memiliki berpenampilan yang efesiensi, first impression is very important! Karena orang akan menilai kita 10 detik pertama apakah mereka bisa menerima kita atau tidak. Sama halnya kalau kita mau beli barang lihat packaging dulu, mau nonton film lihat preview dulu, mau masuk toko lihat dekor yang paling menarik.

MEMILIKI KEAHLIAN DI BIDANG PERBANKAN SYARIAH : tidak ada seorang pun yang bisa menjadi bankir tanpa memiliki keahlian khusus di bidang perbankan syariah. Jadi setiap bankir harus memiliki keahlian di bidang perbankan sekalipun dasar-dasar dari perbankan syariah.

 RAMAH : dalam harus memiliki sifat yang orang lain menilai kita baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya, suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan. memang menyenangkan bergaul dengan orang yang banyak tawa dan banyak bicara.

 

Dari syarat ideal tersebut hal apa saja yang menurut keyakinan bahwa saudara sudah berkarakter hal tersebut!

 

Muslim: Saya Alhamdulillah seorang yang muslim dan saya terus berupaya mendekatkan diri saya kepada Allah Swt.

Teamwork: Mampu bekerjasama dengan baik walaupun masih ada kekurangan.

Sifat-sifat rasulullah: Alhamdulillah saya masih dalam tahap belajar untuk menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah Saw, walaupun masih banyak kekurangannya.

Kerja keras: Saya mempunyai sifat pekerja keras, walaupun masih ada kekurangan masalah seberat apapun bisa saya atasi dengan cara sabar, usaha dan selalu berdoa kepada ALLOH SWT

Profesional: masalah profesional Saya mempunyai profesi yang mengandalkan keahlian khusus pada diri saya, walaupun keahlian yang saya miliki itu saya terapkan di bidang ke ahlian saya.

Ramah: sifat ramah itu saya terapkan dalam kehidupan saya sehari-hari kepada orang tua, teman dosen dan sudara muslim lainnya.

Memiliki soft skill: Untuk soft skill, saya mempunyai pengalaman dalam bidang olahraga.

 

Syarat ideal yang belum terdapat pada diri saya

Intelegensi: Saya merasa sulit dalam beradaptasi dengan teman atau tempat baru karena saya orang yang pemalu, yang saya harus lakukan adalah selalu berusaha untuk percaya diri dengan apa yang saya miliki dan berani bertindak.

Disiplin: Disiplin dalam kehidupan saya masih kurang,untuk itu saya selalu mengarahkan diri saya untuk bias disiplin.

Berpenampilan rapih: saya sampai sekarang blum menunjukan berpenampilan rapih saya butuh proses untuk itu.

Keahlian dalam perbankan syariah: Saya dalam keahlian perbankan syariah belum sepenuhnya paham, tetapi saya selalu mengasah kemampuan saya agar bias memahami tentang bidang yang saya ambil, yaitu perbankan syariah.

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s